/home/elib/public_html/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 10" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%Sejarah%" ]
Buku ini mengeksplorasi beberapa gagasan utama dari ilmu psikologi dan relevansi praktisnya. Menyajikan beragam topik dan cara-cara baru dalam mempelajari otak manusia melalui pengamatan perilaku.
Buku ini mengajak kita berpetualang sambil mengamati atmosfer sosial yang menyelimuti dan menyertai proses kelahiran dan evolusi filantropi Muhammadiyah pada awal abad XX yang ditandai oleh institusionalisasi lembaga pelayanan sosial yang melahirkan berbagai model kedermawanan baru.
Buku ini dapat dikatakan sebagai biografi tak resmi Muhammadiyah. Menyajikan kisah para tokoh Muhammadiyah dalam menghidupkan persyarikatan. Ditulis berdasarkan pengalaman langsung Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI di Beirut, Lebanon, sekaligus kader Muhammadiyah. Memuat kisah kehidupanorganisatoris para aktivis Muhammadiyah dari berbagai generasi.
Perseteruan secara frontal yang pernah mengakibatkan pecahnya Perang Padri (1821-1837) memang sudah mulai mereda, tetapi hal itu masih menyisakan gema tertentu di dalam Alam Minangkabau pada dekade-dekade awal abad XX. Sementara itu, di waktu yang bersamaan Minangkabau mulai menerima pengaruh Belanda, yani pengaruh bercitarasa Barat dan bersinonim dengan kemajuan (modernisasi), yang pada gilira…